https://www.facebook.com/nurul.jahidah.3

Kuliah tidak sekedar untuk belajar saja bisa juga untuk perluas jaringan.

Kategori │University life

Kehidupan menjadi mahasiswa asing memang banyak hal yang bisa di ceritakan.
Dari susahnya ngatur waktu untuk belajar baito dan beribadah oiya satu lagi untuk berorganisasi.
Sejak SMA aku terlatih untuk bergabung dengan organisasi di sekolah seperti Pramuka klub bahasa dan klub Olimpiade biology.
Sehingga kebiasaan itu kebawa hingga sekarang. Yaaa aku tau umur dah ga remaja lagi namun jiwa muda ga da salah nya klo terus dipupuk untuk hidup yang lebih baik bukan. Hahaha

Inilah salah satu klub yang aku ikuti di kampus...





Memperkenalkan tentang english circle di depan seluruh mahasiswa baru.

Di Jepang tidak ada namanya ospek dari senior ke junior. Yang ada adalah Orientasi saja untuk memperkenalkan berbagai bentuk extrakulikuler maupun kegiatan apa saja yang bisa para mahasiswa ikuti. Dari olahraga, seni hingga volunteer. Gimana ga banyak yang ikut klub kami coba, senior2nya aja kece kece badai gini hahaha...

Karena penunjukan leader telah di sematkan ke saya waktu itu. Dengan segenab hati sayapun menerimanya. Paling tidak untuk ke depan aku masih di bimbing leader yang lama (no 3 dari arahku) karena banyak yang harus di urus. Dan foto diatas awal perkenalan ku sebagai leader baru klub english di kampus.

Bahasa inggris mu bagus ya ko bisa jadi leader?? Hahaha enggak . Bahasa inggris ku biasa saja.
Kekuatan komunikasi dan keakraban klo aku pikir sih haha.


Saat beberapa member ngumpul dan sebagai leader yang harus mengorderkan pizza huaaa

Kalau kuliah hanya di isi dengan belajar dan baito serasa byk tekanan kalau ku pikir. Dan ini lah salah satu cara bagi mahasiswa asing untuk memperluas jaringan. Intinya jangan lupa jaga nama baik agama dan negara. Dengan kebiasaan baik yang kita lakukan akan berdampak baik pula untuk diri kita.
Dan aku yakin mereka pun akan bisa mengerti tentang jati diri kita. Apa saja larangan dan hal hal yang harus kita hindari mereka pun akan mengerti dan bisa menghormati. Trust me


  •  

    Seklumit obrolan menarik menyambut ramadhan bersama teman dan sensei di Jepang

    Kategori │University life

    sesuai Judul yang panjang kayak Gerbong kereta Argo lawu. Tentang itu yang akan Aku tulis. Ok langsung aja.
    Saat ingin naik lift di salah satu gedung kampus, berpapasan dengan 2 temen Jepang dan 1 mahasiswa asing yang hendak pergi ke kelas mata kuliah yang sama.

    Kelas ada di Lantai paling atas, kami pun cukup punya waktu berbincang ria. Salah satu dari mereka tiba-tiba melontarkan pertanyaan
    “ラマダンもうすぐくるだよね〜?“ ( ramadhan bentar lagi mau datang kan yak?) bertanya penasaran padaku.
    Aku cukup kaget mendengar pertanyaan itu?
    “そうですね、来週ははじまる。ええ、してるの?” (iya minggu depan mulainya.eh, Ko kalian tau?). Jawabku sambil terheran.
    Mereka pun serentak menjawab ada siarannya di TV di Jepang lho...
    “本当に?知らなかった。”(benarkah ? Aku ga tau.)”
    Karena aku memang ga pernah nonton TV.

    Mereka pun tau kalau puasa itu dilakukan 1 bulan penuh.
    Sampai di kelas pun sensei ku bertanya. Dengan pertanyaan yang sama tentang ramadhan. Aku pun menjelaskan semampuku.

    di mata kuliah ini hanya di ikuti 9 mahasiswa saja. Setiap percakapan pun sangat intens antara sensei dan mahasiswa lainnya. For your information sensei ku asli Amerika yang fasih berbahasa Jepang. Dan ku pikir mata kuliah ini mata kuliah favorite ku ..



    (theory of second language)

    akupun bebas menggunakan bahasa Jepang maupun bahasa Inggris tanpa ada komplen hahaha..karna orang Indonesia hanya Aku sendiri so, hanya ada 2 pilihan bahasa itu.



    Intinya gaesss gue seneng menyambut bulan ramadhan yang penuh berkah. Tak akan ada pertanyaan skeptis dari temen2 maupun sensei2 saat ku melaksanakan puasa Nanti. Alhamdulilah ya sesuatu Klo Syahrini bilang mah...

    siap kah kalian menyambut datangnya bulan suci??? Semangat ya luuurrrr



  •